Bandar Lampung – Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Al Hijrah Lampung yang juga Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., memimpin doa bersama untuk para syuhada yang wafat dalam rangkaian Ijtimak Ulama Tabligh Akbar Indonesia Berdoa yang digelar pada November tahun lalu di kompleks Masjid Agung Al Hijrah Lampung. Baca Juga: Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung, Sampaikan Duka Mendalam atas Gugurnya 19 Prajurit Marinir Beruang Hitam Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan duka mendalam atas wafatnya para jamaah yang meninggal dunia dalam kegiatan keagamaan berskala nasional tersebut, yang kala itu dihadiri oleh jutaan umat Islam dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam doanya, Nasrullah memohon agar Allah SWT mengampuni seluruh dosa para syuhada, menerima amal saleh mereka, serta menempatkan mereka di sisi terbaik-Nya. “Semoga seluruh saudara-saudara kita yang wafat dalam kegiatan ijtimak ulama ini diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Nasrullah. Masjid Semakin Makmur dengan Aktivitas Keagamaan Nasrullah mengenang, pada pelaksanaan Ijtimak Ulama Tabligh Akbar Indonesia Berdoa November lalu, jutaan jamaah memadati kawasan Masjid Agung Al Hijrah Lampung. Para jamaah bahkan menginap di sekitar kompleks masjid dan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan keagamaan, mulai dari kajian, zikir, hingga doa bersama. Ia menyampaikan rasa syukur karena Masjid Agung Al Hijrah Lampung yang berada di bawah pengelolaannya kini semakin makmur dengan pelaksanaan salat lima waktu berjamaah serta berbagai kegiatan syiar Islam lainnya. “Kami bersyukur Masjid Agung Al Hijrah terus hidup dan makmur dengan kegiatan ibadah dan dakwah. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan memakmurkannya,” katanya. Ajak Jamaah Perbanyak Kegiatan Syiar Pada kesempatan tersebut, Nasrullah juga mengajak masyarakat dan jamaah untuk semakin sering hadir dan menghidupkan masjid dengan berbagai kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi umat. “Kami berharap jamaah semakin sering datang ke masjid ini dan menjadikannya pusat kegiatan keagamaan. Dengan begitu, Masjid Agung Al Hijrah akan terus menjadi tempat ibadah yang hidup, makmur, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.
Veröffentlicht am 31.01.2026 um 03:31:44 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menyampaikan duka cita dan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya 19 prajurit TNI Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam Brigif 4 Marinir/BS Lampung dalam musibah tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada 21 Januari 2026. Baca Juga: KONI Lampung dan Universitas Teknokrat Indonesia Sepakat Perkuat Pembinaan Atlet dan Pengembangan Olahraga Daerah Atas nama sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia, Nasrullah menyatakan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya para prajurit terbaik bangsa tersebut. Ia menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia selama ini menjalin kerja sama yang erat dan harmonis dengan Brigif 4 Marinir/BS Lampung dalam berbagai bidang, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. “Segenap jajaran Universitas Teknokrat Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya 19 prajurit terbaik Marinir Beruang Hitam Lampung. Mereka adalah putra-putra terbaik bangsa yang telah mengabdikan jiwa dan raga untuk negara,” ujar Nasrullah. Pengabdian Prajurit, Teladan bagi Bangsa Menurut Nasrullah, para prajurit yang gugur merupakan sosok-sosok pahlawan yang menunjukkan dedikasi, keberanian, dan loyalitas tinggi dalam menjalankan tugas negara maupun misi kemanusiaan, meskipun dihadapkan pada risiko yang sangat besar. “Pengorbanan para prajurit ini menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar TNI Angkatan Laut, tetapi juga bagi masyarakat Lampung dan seluruh bangsa Indonesia. Jasa dan pengabdian mereka akan selalu dikenang,” lanjutnya. Ia menambahkan, semangat pengabdian dan pengorbanan para prajurit Marinir Beruang Hitam Lampung merupakan teladan nyata bagi generasi muda dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, keberanian, dan cinta tanah air. Doa Sivitas Akademika UTI Sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia turut mendoakan agar seluruh prajurit yang gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan berat ini. Nasrullah juga menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian para prajurit Marinir Beruang Hitam Lampung, seraya berharap semangat juang mereka terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa. “Kami berdoa semoga para prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas ini mendapat ganjaran terbaik dari Allah SWT dan termasuk syuhada. Aamiin,” pungkas Nasrullah.
Veröffentlicht am 31.01.2026 um 02:41:44 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Lampung Selatan – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Kampus Terbaik di Lampung melalui Center of Excellence (CoE) Metaverse kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi dan kompetensi digital generasi muda dengan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “AI for Metaverse Creation” di SMK Yadika Natar, Rabu (28/1/2026). Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Lampung Versi Webometrics 2026 Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan metaverse, sebagai bagian dari pengembangan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri masa depan. PKM tersebut dihadiri oleh Ketua CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia Yuri Rahmanto, M.Kom., Kepala SMK Yadika Natar Sutarmo, S.Kom., tim mahasiswa CoE Metaverse, serta siswa dan siswi SMK Yadika Natar yang mengikuti kegiatan dengan antusias tinggi. Dorong Kolaborasi Pendidikan di Era Digital Kepala SMK Yadika Natar, Sutarmo, S.Kom., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan PKM berbasis teknologi masa depan tersebut. Ia menilai kehadiran tim dari Universitas Teknokrat Indonesia memberikan wawasan baru bagi siswa dalam memahami perkembangan teknologi digital yang kini semakin dibutuhkan oleh dunia industri. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia yang menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sebagai bentuk komitmen kerja sama jangka panjang, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMK Yadika Natar dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kenalkan Metaverse & AI di SMKN 3 Kotabumi, Dorong Siswa Manfaatkan Teknologi untuk Karier Belajar Metaverse melalui Pengalaman Praktik Pada sesi inti, para siswa mendapatkan pengalaman langsung membuat aset 3D dengan memanfaatkan tools berbasis AI. Aset yang dihasilkan kemudian diunggah ke dalam Roblox Studio, sebelum dikembangkan menjadi lingkungan dunia virtual 3D interaktif yang dapat dimainkan melalui perangkat PC maupun VR Headset. Seluruh rangkaian praktik didampingi langsung oleh tim dosen dan mahasiswa CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep metaverse secara teoritis, tetapi juga merasakan langsung proses kreatif sebagai pengembang dunia virtual. Komitmen Kampus Berdampak Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan PKM tersebut. Ia menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendorong inovasi pendidikan dan kolaborasi lintas jenjang. “Kegiatan PKM seperti ini sangat penting untuk membekali generasi muda dengan keterampilan masa depan, khususnya di bidang AI dan metaverse. Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat dan dunia pendidikan,” ujarnya. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “AI for Metaverse Creation”, Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung, berharap dapat meningkatkan kompetensi digital siswa SMK, menumbuhkan kreativitas di bidang teknologi 3D dan metaverse, serta membuka wawasan peserta terhadap peluang karier dan inovasi di industri teknologi masa depan. Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Borong Juara Nasional di ANFEST 2026 #KampusTerbaikdiLampung#KampusBerdampak#MahasiswaBerdampak
Veröffentlicht am 30.01.2026 um 07:52:01 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Natar, Lampung Selatan – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Kampus Unggulan di Lampung, melalui Center of Excellence (CoE) Metaverse kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan digital dengan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “AI for Metaverse Creation” di SMK Budi Karya Natar, Kamis (15/1/2026). Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Lampung Versi Webometrics 2026 Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan sekaligus meningkatkan kompetensi siswa dalam pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan metaverse sebagai bagian dari penguatan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri masa depan. PKM tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Teknokrat Indonesia Dr. Ryan Randy Suryono, M.Kom., Ketua CoE Metaverse UTI Yuri Rahmanto, M.Kom., Kepala SMK Budi Karya Natar Hasan Basri, S.Kom., tim mahasiswa CoE Metaverse, serta siswa dan siswi Jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) yang mengikuti kegiatan dengan antusias. Sinergi Perguruan Tinggi dan SMK Kepala SMK Budi Karya Natar, Hasan Basri, S.Kom., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan PKM berbasis teknologi masa depan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi siswa SMK dalam memahami perkembangan teknologi mutakhir yang kini semakin dibutuhkan oleh dunia industri. Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Ryan Randy Suryono, M.Kom., menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di era digital. “Penguasaan teknologi AI dan metaverse merupakan bagian penting dari transformasi pendidikan digital. Melalui kegiatan pengabdian ini, Universitas Teknokrat Indonesia ingin berkontribusi langsung dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan industri berbasis teknologi imersif,” ujarnya. Sebagai bentuk komitmen kerja sama berkelanjutan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMK Budi Karya Natar dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Belajar Metaverse Lewat Praktik Langsung Pada sesi praktik, para siswa mendapatkan pengalaman langsung membuat aset 3D menggunakan tools berbasis AI. Aset yang telah dibuat kemudian diunggah ke dalam Roblox Studio, sebelum dikembangkan menjadi lingkungan dunia virtual 3D yang interaktif dan dapat dimainkan melalui PC maupun VR Headset. Seluruh rangkaian praktik didampingi secara intensif oleh tim dosen dan mahasiswa CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga merasakan langsung peran sebagai kreator dunia virtual. Ketua CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung, Yuri Rahmanto, M.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan pendidikan dengan tuntutan industri digital. “PKM ini tidak hanya mengenalkan konsep metaverse secara teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman praktik nyata yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pemantik lahirnya kreativitas dan inovasi siswa di bidang teknologi imersif,” jelasnya. Menyiapkan Generasi Siap Teknologi Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “AI for Metaverse Creation”, Universitas Teknokrat Indonesia berharap dapat meningkatkan kompetensi digital siswa SMK, menumbuhkan minat dan kreativitas di bidang teknologi 3D dan metaverse, serta membuka wawasan peserta terhadap peluang karier dan inovasi di industri teknologi masa depan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus inovatif dan berdampak serta Kampus Terbaik di Lampung, yang secara konsisten menghadirkan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat. Baca Juga: Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Tinjau Langsung Inovasi Mahasiswa di Teknokrat Academic Expo 2026
Veröffentlicht am 30.01.2026 um 04:53:51 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Center of Excellence (CoE) Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Kampus Unggulan di Lamung, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan digital melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “AI for Metaverse Creation” yang dilaksanakan di MAN 1 Metro, Sabtu (24/1/2026). Baca Juga: CoE Literation Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung, Gelar Pelatihan Menulis Kreatif Berbasis AI di SMAN 9 Bandar Lampung Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sekaligus keterampilan siswa dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan metaverse, yang kini menjadi bagian penting dalam ekosistem pendidikan dan industri kreatif global. PKM tersebut dihadiri oleh Ketua CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia Yuri Rahmanto, M.Kom., Kepala MAN 1 Metro Sutarmo, S.Kom., tim mahasiswa CoE Metaverse UTI, serta siswa dan siswi MAN 1 Metro yang mengikuti kegiatan dengan antusias tinggi. Belajar Metaverse Secara Praktis Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia, Yuri Rahmanto, M.Kom., yang menekankan pentingnya penguasaan teknologi masa depan sejak dini. “AI dan metaverse bukan lagi sekadar tren, tetapi telah menjadi bagian dari dunia pendidikan dan industri kreatif global. Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa memiliki pengalaman langsung sebagai kreator, bukan hanya pengguna teknologi,” ujar Yuri Rahmanto. Memasuki sesi inti, para peserta mengikuti praktik pembuatan metaverse menggunakan platform Roblox. Siswa dibimbing membuat aset 3D dengan memanfaatkan tools berbasis AI, kemudian mengunggahnya ke dalam Roblox Studio. Selanjutnya, mereka membangun lingkungan dunia virtual 3D yang interaktif hingga dapat dimainkan melalui perangkat PC maupun VR Headset. Pendampingan langsung dari tim dosen dan mahasiswa CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Unggulan di Lampung ini, membuat siswa mendapatkan pengalaman nyata dalam menciptakan dunia virtual secara mandiri. Apresiasi Pimpinan Universitas Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan PKM tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi UTI sebagai Kampus Terbaik di Lampung dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. “Melalui PKM bertema AI dan metaverse ini, kami berharap siswa MAN 1 Metro memiliki wawasan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi dengan sekolah dalam menghadirkan inovasi pendidikan berbasis teknologi,” ungkapnya. Menyiapkan Generasi Digital Masa Depan Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “AI for Metaverse Creation”, Universitas Teknokrat Indonesia sebagai Kampus Unggulan di Lampung berharap dapat meningkatkan kompetensi digital siswa, menumbuhkan kreativitas di bidang teknologi 3D dan metaverse, serta membuka wawasan generasi muda terhadap peluang karier dan inovasi di industri teknologi masa depan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus inovatif dan berdampak serta Kampus Terbaik di Lampung yang secara konsisten menghadirkan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Lampung Versi Webometrics 2026
Veröffentlicht am 30.01.2026 um 04:39:07 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Kampus Terbaik di Lampung, kembali menegaskan komitmennya dalam mencerdaskan generasi muda melalui penguatan literasi berbasis teknologi. Melalui Center of Excellence Literature, Linguistics & Cultural Innovation (CoE LITERATION), UTI menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema inovasi literasi di SMAN 9 Bandar Lampung, Selasa (27/1/2026). Baca Juga:Pengukuhan MKKS dan Pelantikan MGMP SMA Se-Provinsi Lampung Digelar di Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Unggulan di Lampung Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga memperkuat sinergi kelembagaan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementation Agreement (IA) antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMAN 9 Bandar Lampung. Kerja sama tersebut diharapkan membuka ruang kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan, pengembangan literasi, serta pembinaan potensi siswa di Provinsi Lampung. Pelatihan Menulis Kreatif Berbasis AI Agenda utama PkM ini diisi dengan Pelatihan Menulis Kreatif Berbasis Teknologi AI (AI Smart Writing) yang disampaikan oleh dosen Program Magister Bahasa Inggris UTI, Dr. M. Yuseano Kardiansyah, S.S., M.A. Kegiatan ini turut didampingi oleh tim dosen dan mahasiswa dari Program S2 Bahasa Inggris, S1 Sastra Inggris, serta CoE LITERATION Universitas Teknokrat Indonesia. Dalam pemaparannya, Dr. Yuseano menekankan pentingnya literasi digital yang berimbang, di mana siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. “Kecerdasan buatan bukanlah pengganti kreativitas manusia. AI adalah mitra yang dapat membantu mempertajam ide, memperkaya sudut pandang, dan mempercepat proses menulis, selama digunakan secara etis dan bijak,” ujar Dr. Yuseano di hadapan para siswa. Antusiasme Siswa dan Apresiasi Sekolah Pelatihan ini disambut antusias oleh para siswa SMAN 9 Bandar Lampung. Mereka mengikuti sesi praktik langsung penggunaan perangkat berbasis AI untuk mengembangkan gagasan, menyusun alur cerita, hingga merangkai narasi yang lebih terstruktur tanpa kehilangan orisinalitas karya. Kepala SMAN 9 Bandar Lampung, Dra. Hj. Hayati Nufus, M.Pd., mengapresiasi kehadiran tim Universitas Teknokrat Indonesia yang dinilainya memberikan perspektif baru bagi siswa dalam menghadapi tantangan teknologi yang semakin kompleks. “Kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa saat ini. Mereka tidak hanya belajar menulis, tetapi juga memahami bagaimana memanfaatkan teknologi secara cerdas dan bertanggung jawab,” ungkapnya. Dukungan Penuh Institusi Keberhasilan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini tidak terlepas dari dukungan penuh Universitas Teknokrat Indonesia. Tim PkM CoE LITERATION menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Teknokrat, rektor, serta jajaran pimpinan universitas yang telah memfasilitasi dan mendukung pelaksanaan kegiatan secara optimal. Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., turut mengapresiasi kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen UTI dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui hilirisasi ilmu pengetahuan dan teknologi. “Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mengukuhkan posisinya sebagai perguruan tinggi swasta unggulan yang aktif menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan literasi dan teknologi pendidikan,” tegasnya. Teknokrat di Peringkat ASEAN Berdasarkan data AppliedHE 2026, Universitas Teknokrat Indonesia yang merupakan Kampus Unggulan di Lampung, saat ini menempati peringkat ke-8 perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia dan peringkat ke-47 di tingkat ASEAN. Capaian tersebut menegaskan posisi UTI sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terdepan dalam pengembangan inovasi teknologi dan literasi digital, khususnya di luar Pulau Jawa. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Lampung Versi Webometrics 2026 #KampusBerdampak#MahasiswaBerdampak#KampusTerbaikdiLampung#KampusUnggulandiLampung
Veröffentlicht am 30.01.2026 um 04:14:19 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), kampus terbaik di Lampung, kembali menunjukkan kreativitas akademik melalui penerbitan buku antologi prosa berjudul “Whisper from Desa Payungi.” Karya tersebut merupakan hasil pembelajaran mata kuliah Prose Composition dan menjadi salah satu produk unggulan yang dipamerkan dalam Academic Expo Universitas Teknokrat Indonesia Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung, Menjadi Tuan Rumah Pengukuhan MKKS dan Pelantikan Pengurus MGMP SMA Se-Provinsi Lampung Antologi ini memuat kumpulan cerita pendek berbahasa Inggris yang terinspirasi dari kehidupan masyarakat Desa Payungi, sebuah desa wisata budaya yang dikenal dengan kekayaan tradisi dan aktivitas sosialnya. Beragam kisah dalam buku ini menggambarkan dinamika kehidupan pedesaan, relasi antarmasyarakat, nilai-nilai lokal, hingga perubahan sosial yang terjadi di tengah masyarakat desa. Ketua Program Studi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia, Suprayogi, M.Hum., menjelaskan bahwa pemilihan Desa Payungi sebagai latar cerita merupakan bagian dari strategi pembelajaran sastra yang kontekstual dan relevan dengan realitas sekitar mahasiswa. “Mahasiswa Sastra Inggris tidak hanya dituntut menguasai teori sastra dan bahasa, tetapi juga mampu membaca, memahami, dan merefleksikan realitas sosial di sekitarnya. Melalui karya ini, mereka belajar menjadikan lingkungan lokal sebagai sumber inspirasi sastra yang bernilai universal,” ujar Suprayogi. Mata kuliah Prose Composition yang diampu oleh Dr. E. Ngestirosa Endang Woro Kasih, M.A., menerapkan pendekatan project-based learning. Mahasiswa didorong melakukan observasi lapangan, berdialog dengan masyarakat, merefleksikan pengalaman, serta mengolahnya menjadi karya prosa fiksi. Pendekatan tersebut bertujuan melatih kepekaan sastra, imajinasi kreatif, kedisiplinan menulis, serta kemampuan berpikir kritis dalam mengembangkan alur cerita, karakter, dan konflik. Cerita-cerita dalam antologi Whisper from Desa Payungi tidak hanya menampilkan keindahan desa wisata budaya tersebut, tetapi juga mengangkat tema-tema kemanusiaan yang dekat dengan kehidupan pembaca, seperti kebersamaan, memori masa kecil, perjuangan hidup, hingga hubungan antargenerasi. Penggunaan bahasa Inggris sebagai medium penulisan menempatkan nilai-nilai lokal dalam perspektif global. Salah satu penulis dalam antologi tersebut, M. Azra Lilam Putra, yang juga meraih penghargaan dalam Academic Expo 2026, mengungkapkan bahwa interaksi langsung dengan masyarakat Payungi memberikan pengalaman berharga dalam proses kreatifnya. “Payungi memberi saya banyak cerita kecil yang bermakna. Menulis Whisper from Desa Payungi membuat saya belajar mendengarkan dan merasakan kehidupan orang lain sebelum menuliskannya,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa proses menulis dalam bahasa Inggris menuntut ketekunan dan ketelitian tinggi. “Mengubah pengalaman lapangan menjadi cerita yang utuh dalam bahasa Inggris bukan hal mudah. Namun, melalui proses revisi dan diskusi di kelas, tulisan kami menjadi lebih matang dan terarah,” katanya. Dipamerkannya antologi ini dalam Academic Expo menegaskan bahwa pembelajaran sastra di Program Studi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia tidak berhenti pada kajian teori di ruang kelas, melainkan diwujudkan dalam produk akademik yang nyata dan dapat dinikmati masyarakat luas. Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., memberikan apresiasi atas terbitnya antologi tersebut sebagai bukti implementasi misi kampus sebagai Kampus Inovatif. “Kreativitas mahasiswa yang dipamerkan hari ini merupakan bukti nyata bahwa pembelajaran di Teknokrat terus beradaptasi secara berkelanjutan, termasuk dalam bidang sastra dan humaniora,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia juga berkomitmen sebagai Kampus Berdampak, di mana setiap karya mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dan menjadi solusi atas persoalan sosial maupun kebutuhan industri kreatif. Selain itu, kampus juga terus menguatkan jati diri sebagai Kampus Berkelanjutan, dengan menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara konsisten dari tahun ke tahun. Melalui penerbitan antologi Whisper from Desa Payungi, Universitas Teknokrat Indonesia menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang mendorong lahirnya karya sastra kreatif berbasis kearifan lokal, berwawasan global, serta memiliki nilai akademik dan sosial yang tinggi. Baca Juga: KONI Lampung dan Universitas Teknokrat Indonesia Sepakat Perkuat Pembinaan Atlet dan Pengembangan Olahraga Daerah
Veröffentlicht am 29.01.2026 um 04:27:30 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) memamerkan inovasi teknologi bertajuk C‑MOTTO, sebuah platform aplikasi penyedia layanan jasa mekanik online, dalam ajang Academic Expo 2026. Aplikasi ini dikembangkan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) melalui mata kuliah Technopreneurship sebagai bentuk penerapan pembelajaran kewirausahaan berbasis teknologi. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Lampung Versi Webometrics 2026 C‑MOTTO dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan perbaikan kendaraan yang praktis, cepat, dan mudah diakses secara digital. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat memesan jasa mekanik secara daring, memilih jenis layanan yang dibutuhkan, serta menentukan lokasi perbaikan tanpa harus datang langsung ke bengkel. Keikutsertaan C‑MOTTO dalam Academic Expo 2026 menjadi wujud nyata komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pengembangan inovasi dan kewirausahaan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, kampus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan karya sekaligus menguji ide bisnis mereka secara langsung kepada publik. Melalui mata kuliah Technopreneurship, mahasiswa tidak hanya diajarkan konsep bisnis secara teoritis, tetapi juga didorong untuk mengintegrasikan pemanfaatan teknologi digital dengan pengembangan ide usaha yang berorientasi pada kebutuhan pasar. Pembelajaran tersebut menekankan pada kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi permasalahan nyata di masyarakat, merancang model bisnis yang berkelanjutan, serta menciptakan produk atau layanan yang memiliki nilai tambah dan daya saing. Konsep layanan C‑MOTTO dinilai relevan dengan tren transformasi digital dan gaya hidup masyarakat modern yang semakin mengutamakan efisiensi waktu, kemudahan akses, serta layanan yang serba cepat dan fleksibel. Produk yang dipamerkan dalam Academic Expo ini tidak hanya mencerminkan kreativitas mahasiswa, tetapi juga menunjukkan kesiapan mereka dalam mengembangkan usaha berbasis teknologi yang berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan. Integrasi antara teknologi digital, layanan jasa, dan strategi pemasaran menjadi keunggulan utama dari platform C‑MOTTO. Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dihasilkan mahasiswa FEB tersebut. “Kami berharap Universitas Teknokrat Indonesia dapat terus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa technopreneur, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap bersaing di dunia usaha dan industri,” ujar Mahathir. Ia mengaku bangga dengan lahirnya platform C‑MOTTO yang dinilai mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. “Inovasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa manajemen mampu menghasilkan produk yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Ini bukan sekadar tugas kuliah, tetapi embrio usaha yang potensial untuk dikembangkan,” katanya. Mahathir juga berharap C‑MOTTO dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani berinovasi dan menciptakan produk berbasis teknologi yang memiliki nilai ekonomi. “Kami ingin mendorong lahirnya generasi muda yang unggul secara akademik sekaligus memiliki jiwa kewirausahaan, kreatif, inovatif, dan mampu menghasilkan produk yang berdaya saing di pasar,” tambahnya. Ke depan, Universitas Teknokrat Indonesia berencana mengikutsertakan inovasi mahasiswa, termasuk C‑MOTTO, dalam berbagai kompetisi tingkat nasional agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat. Mahathir menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia terus mengukuhkan diri sebagai kampus inovatif, yang mendorong adaptasi teknologi secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran. Selain itu, UTI juga mengusung konsep kampus berdampak, di mana karya-karya mahasiswa diharapkan mampu menjadi solusi konkret atas persoalan yang dihadapi masyarakat dan dunia industri. Tidak hanya itu, Universitas Teknokrat Indonesia juga berkomitmen sebagai kampus berkelanjutan, dengan terus menjaga dan meningkatkan standar kualitas pendidikan tinggi agar tumbuh secara konsisten dari tahun ke tahun. Melalui lahirnya inovasi seperti C‑MOTTO, Universitas Teknokrat Indonesia menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga melahirkan technopreneur muda yang siap berkontribusi bagi pembangunan ekonomi digital Indonesia. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Lampung Versi Webometrics 2026 #KampusBerdampak#KampusTerbaikdiLampung#KampusUnggulandiLampung
Veröffentlicht am 29.01.2026 um 04:12:41 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Tulang Bawang – Center of Excellence (CoE) Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Kampus Unggulan di Lampung, kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan teknologi pendidikan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “AI for Metaverse Creation” yang digelar di SMAN 3 Tulangbawang Tengah, Jumat (23/1/2026). Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Lampung Versi Webometrics 2026 Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus meningkatkan kompetensi siswa dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan metaverse sebagai bekal keterampilan digital masa depan. Program PKM tersebut dihadiri Ketua CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia Yuri Rahmanto, M.Kom., Kepala SMAN 3 Tulangbawang Tengah Sukeri, S.Pd., tim dosen dan mahasiswa CoE Metaverse, serta para siswa yang mengikuti kegiatan dengan antusias. Dalam sambutannya, Kepala SMAN 3 Tulangbawang Tengah, Sukeri, menyambut baik kehadiran tim Universitas Teknokrat Indonesia dan menilai kegiatan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. “Siswa kami sangat membutuhkan wawasan dan keterampilan digital seperti ini. Metaverse dan AI bukan lagi teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari dunia kerja saat ini,” ujarnya. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMAN 3 Tulangbawang Tengah sebagai bentuk komitmen kerja sama berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Praktik Langsung Bangun Dunia Virtual Pada sesi praktik, para siswa mendapatkan pengalaman langsung membuat aset tiga dimensi (3D) menggunakan tools berbasis AI. Aset yang telah dibuat kemudian diunggah ke dalam platform Roblox Studio untuk selanjutnya dikembangkan menjadi lingkungan virtual interaktif. Tidak berhenti di situ, siswa juga dibimbing membangun dunia virtual 3D yang dapat dimainkan melalui perangkat komputer maupun virtual reality (VR) headset. Seluruh proses praktik didampingi secara intensif oleh tim dosen dan mahasiswa CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung. Ketua CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia, Yuri Rahmanto, M.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk memperkenalkan konsep metaverse secara teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman aplikatif yang sesuai dengan kebutuhan industri digital saat ini. “Kami ingin siswa tidak hanya memahami apa itu metaverse dan AI, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menciptakan karya. Dari sinilah kreativitas dan inovasi dapat tumbuh,” kata Yuri. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemantik lahirnya minat dan bakat siswa di bidang teknologi imersif, pengembangan gim, serta industri kreatif digital. “Siapa tahu dari sekolah ini akan lahir pengembang metaverse atau game developer masa depan,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menilai pembelajaran berbasis praktik seperti ini sangat penting diberikan sejak dini kepada siswa tingkat SMA dan SMK. “Teknologi berkembang sangat cepat. Siswa perlu diperkenalkan langsung dengan praktik nyata agar tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi,” ujar Mahathir. Ia berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke lebih banyak sekolah di Provinsi Lampung. “Kami ingin semakin banyak siswa SMA dan SMK di Lampung mendapatkan kesempatan belajar AI dan metaverse bersama tim Universitas Teknokrat Indonesia. Ini bagian dari kontribusi kami dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di era digital,” pungkasnya. Melalui kegiatan PKM “AI for Metaverse Creation” ini, CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia optimistis dapat membuka wawasan generasi muda terhadap peluang besar teknologi AI dan metaverse, sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta digital yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Masuk 10 Besar Kampus Swasta Terbaik Nasional Versi AppliedHE ASEAN 2026
Veröffentlicht am 29.01.2026 um 03:39:21 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), kampus terbaik di Lampung, menjadi tuan rumah pengukuhan Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Provinsi Lampung periode 2024–2027. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMA periode 2025–2030 serta pelaksanaan In House Training (IHT) penyusunan soal mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Baca Juga: Mahasiswa Manajemen Pemasaran UTI Pamerkan Produk Totebag Painting di Teknokrat Academic Expo Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.S.T.P., M.H., jajaran kepala sekolah, pengurus MKKS, pengurus MGMP, serta para guru SMA dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Dalam sambutannya, Thomas Amirico menegaskan bahwa MGMP memiliki peran strategis sebagai wadah inovasi dan kolaborasi para pendidik, bukan sekadar forum formal administratif. “MGMP harus menjadi ekosistem yang inspiratif bagi guru untuk saling berbagi best practices. Ini bukan hanya tempat rapat, tetapi ruang bertumbuh bersama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Thomas. Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi informasi perlu menjadi fokus utama dalam kegiatan MGMP agar proses belajar mengajar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik. “Pembelajaran hari ini tidak bisa dilepaskan dari teknologi. Guru perlu terus beradaptasi agar metode mengajarnya menarik, kontekstual, dan mampu menjawab tantangan era digital,” katanya. Thomas juga meminta agar pengurus MGMP yang baru dilantik mampu menjalankan fungsi sebagai gugus kendali penjaminan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Ia mendorong adanya peningkatan kompetensi guru, baik dari sisi pedagogik maupun profesionalisme. Beberapa hal yang menjadi perhatian utama, menurutnya, meliputi penguatan kemampuan pedagogik guru, penumbuhan semangat inovasi dalam merancang strategi pembelajaran, serta pembekalan wawasan dan keterampilan agar guru semakin percaya diri dalam menjalankan tugas di kelas. “Guru adalah ujung tombak dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia. Karena itu, MGMP harus bersinergi dengan kebijakan pemerintah daerah,” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh anggota MGMP untuk menunjukkan kerja nyata melalui berbagai program konkret. “Tunjukkan melalui kegiatan berbagi praktik baik, penyusunan modul pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk menghadirkan pembelajaran yang inspiratif. Jadikan MGMP sebagai rumah kolaborasi, bukan arena kompetisi,” imbuh Thomas. Di akhir sambutannya, Thomas Amirico menyampaikan harapan agar pengurus MGMP yang baru segera menyusun program kerja yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di ruang kelas. “Segera susun program yang menyentuh kebutuhan guru dan siswa. Selamat bekerja, selamat mengabdi, dan tunjukkan dedikasi terbaik untuk masa depan generasi penerus bangsa,” pungkasnya. Melalui kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif sebagai mitra strategis dunia pendidikan menengah dalam mendorong peningkatan mutu sumber daya manusia di Provinsi Lampung. Baca Juga: Mahasiswa Prodi S1 Manajemen FEB Sukses Menyelesaikan Tugas Akhir Non-Skripsi melalui Proyek Bisnis Coffee Threen
Veröffentlicht am 29.01.2026 um 03:14:18 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat