Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menyalurkan zakat mal kepada sejumlah panti asuhan di Kota Bandar Lampung, Senin (9/3/2026). Program sosial ini merupakan agenda rutin tahunan kampus sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Salurkan Zakat Mal ke Panti Asuhan Husnul Khotimah Lampung Salah satu lembaga yang menerima bantuan tersebut adalah Panti Asuhan Al Husna yang dipimpin oleh Sueb Rizal. Penyerahan bantuan dilakukan oleh rombongan Universitas Teknokrat Indonesia yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Teknokrat, Dewi Sukmasari, S.E., M.S.A., CA., Akt. Dalam kegiatan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia menyalurkan berbagai kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak panti asuhan. Bantuan yang diberikan berupa 1.575 kilogram beras, 90 karpet telur, serta 90 dus mi instan. Ketua Yayasan Teknokrat Dewi Sukmasari menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran zakat mal ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus komitmen keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia untuk terus berbagi dengan masyarakat. “Mewakili Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., kami bersyukur karena setiap tahun masih dapat menyalurkan zakat mal kepada sejumlah panti asuhan di Bandar Lampung. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak panti serta membantu memenuhi kebutuhan mereka,” ujar Dewi. Ia menjelaskan bahwa kegiatan penyerahan zakat mal ini tidak hanya dilakukan di satu lokasi, tetapi telah dilaksanakan sejak pekan sebelumnya di beberapa panti asuhan di Kota Bandar Lampung. Menurut Dewi, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam menjalankan peran sosial sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia juga berharap anak-anak panti asuhan serta para pengelola panti dapat mendoakan agar Universitas Teknokrat Indonesia terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Kami memohon doa dari anak-anak panti dan para pengelola panti agar Universitas Teknokrat Indonesia selalu diberikan keberkahan, tetap eksis, serta semakin memberikan manfaat bagi sesama,” tambahnya. Dewi juga berharap zakat mal yang disalurkan dapat membawa keberkahan bagi semua pihak. “Semoga zakat mal yang kami salurkan ini membawa berkah, khususnya bagi keluarga besar Rektor, Pembina Yayasan, dan Universitas Teknokrat Indonesia, serta bagi anak-anak panti asuhan yang menerima bantuan ini,” ungkapnya. Apresiasi dari Pengelola Panti Asuhan Pimpinan Panti Asuhan Al Husna, Sueb Rizal, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Universitas Teknokrat Indonesia atas perhatian dan bantuan yang secara konsisten diberikan kepada anak-anak panti asuhan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok para penghuni panti. “Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang setiap tahun selalu memberikan perhatian kepada anak-anak panti asuhan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya. Ia juga mendoakan agar Universitas Teknokrat Indonesia terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang semakin maju dan memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Selain itu, pihak panti berharap mahasiswa dan dosen Universitas Teknokrat Indonesia dapat terus meraih berbagai prestasi sehingga mampu mengharumkan nama Lampung dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Komitmen Kampus dalam Kegiatan Sosial Sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik dan teknologi, Universitas Teknokrat Indonesia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan penyaluran zakat mal ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian kampus terhadap masyarakat sekitar, khususnya anak-anak panti asuhan yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Melalui kegiatan sosial seperti ini, Universitas Teknokrat Indonesia juga berupaya menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, serta semangat berbagi kepada seluruh civitas akademika. Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk menumbuhkan empati, kepedulian sosial, serta tanggung jawab dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Salurkan Zakat Mal ke Panti Asuhan Nurul Islam Pusat Dukungan terhadap Program Sustainable Development Goals (SDGs) Kegiatan penyaluran zakat mal yang dilakukan Universitas Teknokrat Indonesia juga sejalan dengan prinsip “Leave No One Behind” yang menjadi salah satu pilar utama dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui aksi sosial ini, perguruan tinggi berperan aktif dalam mendukung berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun global. Pengentasan Kemiskinan dan Kelaparan (SDGs 1 dan 2) Penyaluran bantuan berupa bahan pangan seperti beras, telur, dan mi instan secara langsung membantu memenuhi kebutuhan dasar anak-anak panti asuhan. Program ini berkontribusi dalam mengurangi dampak kemiskinan serta membantu mengatasi masalah kerawanan pangan di masyarakat. Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDGs 3) Ketersediaan makanan yang cukup dan bergizi merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan anak-anak. Bantuan pangan yang diberikan membantu memastikan anak-anak panti mendapatkan asupan gizi yang lebih baik sehingga mendukung kehidupan yang sehat dan sejahtera. Pendidikan Berkualitas (SDGs 4) Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar, anak-anak panti asuhan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk fokus pada pendidikan mereka. Hal ini mendukung terciptanya akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Air Bersih dan Sanitasi Layak (SDGs 6) Kegiatan sosial juga dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya akses air bersih dan sanitasi yang layak sebagai bagian dari kehidupan yang sehat dan berkelanjutan. Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDGs 17) Aksi sosial yang dilakukan Universitas Teknokrat Indonesia mencerminkan semangat kolaborasi antara institusi pendidikan, masyarakat, serta berbagai pihak dalam mewujudkan kesejahteraan bersama. Melalui kegiatan sosial seperti penyaluran zakat mal ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Dengan semangat berbagi dan nilai kemanusiaan yang terus ditanamkan kepada seluruh civitas akademika, Universitas Teknokrat Indonesia diharapkan dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial serta mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Salurkan Zakat Mal ke Panti Asuhan Miftahul Ulum Bandar Lampung
Veröffentlicht am 17.03.2026 um 01:32:06 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menyalurkan zakat mal kepada sejumlah panti asuhan di Kota Bandar Lampung, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin kampus dalam berbagi dengan masyarakat serta membantu anak-anak panti asuhan yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Baca Juga: IBATEK Universitas Teknokrat Indonesia Gelar SERASI “Semarak Ramadan Insan Berprestasi”, Perkuat Spiritualitas dan Ukhuwah Mahasiswa Penerima Beasiswa Salah satu lembaga yang menerima bantuan tersebut adalah Panti Asuhan Miftahul Ulum yang dipimpin oleh Hasan Hidayat. Penyerahan bantuan dilakukan oleh rombongan Universitas Teknokrat Indonesia yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Teknokrat, Dewi Sukmasari, S.E., M.S.A., CA., Akt. Dalam kegiatan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia menyalurkan berbagai kebutuhan pokok bagi para penghuni panti asuhan. Bantuan yang diserahkan berupa 1.575 kilogram beras, 90 karpet telur, serta 90 dus mi instan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak panti asuhan. Ketua Yayasan Teknokrat Dewi Sukmasari menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran zakat mal ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial dari keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia. “Mewakili Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., kami bersyukur karena setiap tahun masih dapat menyalurkan zakat mal kepada sejumlah panti asuhan di Bandar Lampung. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak panti serta memberikan manfaat bagi mereka,” ujar Dewi. Ia menjelaskan bahwa penyaluran zakat mal tersebut tidak hanya dilakukan di satu lokasi, tetapi telah berlangsung sejak pekan sebelumnya di beberapa panti asuhan di Kota Bandar Lampung. Menurut Dewi, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Teknokrat Indonesia untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Dewi juga berharap anak-anak panti asuhan serta para pengelola panti dapat mendoakan agar Universitas Teknokrat Indonesia terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat. “Kami memohon doa dari anak-anak panti dan para pengelola panti agar Universitas Teknokrat Indonesia selalu diberikan keberkahan, tetap eksis, serta semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya. Ia juga berharap zakat mal yang disalurkan dapat membawa keberkahan bagi semua pihak. “Semoga zakat mal yang kami salurkan dapat membawa berkah, khususnya bagi keluarga besar Rektor, Pembina Yayasan, dan Universitas Teknokrat Indonesia, serta bagi anak-anak panti asuhan yang menerima bantuan ini,” ungkap Dewi. Apresiasi dari Pengelola Panti Asuhan Pimpinan Panti Asuhan Miftahul Ulum, Hasan Hidayat, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Universitas Teknokrat Indonesia atas kepedulian yang secara konsisten diberikan kepada anak-anak panti asuhan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok para penghuni panti. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Universitas Teknokrat Indonesia. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak panti asuhan yang kami bina,” ujarnya. Ia juga mendoakan agar Universitas Teknokrat Indonesia terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang semakin maju dan mampu memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Selain itu, pihak panti berharap mahasiswa dan dosen Universitas Teknokrat Indonesia dapat terus meraih berbagai prestasi sehingga dapat mengharumkan nama Lampung dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Komitmen Kampus dalam Pengabdian kepada Masyarakat Sebagai institusi pendidikan tinggi, Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik dan teknologi, tetapi juga aktif berperan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Program penyaluran zakat mal ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian kampus terhadap masyarakat sekitar, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih seperti anak-anak panti asuhan. Melalui kegiatan sosial seperti ini, Universitas Teknokrat Indonesia juga berupaya menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada seluruh civitas akademika. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya empati, solidaritas sosial, serta tanggung jawab dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Salurkan Zakat Mal ke Panti Asuhan Al Hidayah Bandar Lampung Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Kegiatan bakti sosial berupa penyaluran zakat mal ini juga sejalan dengan prinsip “Leave No One Behind” yang menjadi pilar utama dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui aksi kemanusiaan ini, Universitas Teknokrat Indonesia turut berkontribusi dalam mendukung berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan yang telah dicanangkan secara global. Mendukung Pengentasan Kemiskinan dan Kelaparan (SDGs 1 dan 2) Penyaluran bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan mi instan secara langsung membantu memenuhi kebutuhan dasar anak-anak panti asuhan. Hal ini berkontribusi dalam upaya mengurangi kemiskinan serta membantu mengatasi permasalahan kerawanan pangan di masyarakat. Mendorong Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDGs 3) Ketersediaan bahan pangan yang cukup juga berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan anak-anak panti asuhan sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Mendukung Pendidikan Berkualitas (SDGs 4) Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar, anak-anak panti asuhan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk fokus pada pendidikan mereka. Hal ini mendukung terciptanya akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Mendukung Akses Air Bersih dan Sanitasi Layak (SDGs 6) Program bakti sosial juga dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak sebagai bagian dari kehidupan yang sehat. Memperkuat Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDGs 17) Kegiatan sosial seperti ini mencerminkan semangat kolaborasi antara institusi pendidikan, masyarakat, serta berbagai pihak dalam mewujudkan kesejahteraan bersama dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Melalui berbagai kegiatan sosial seperti penyaluran zakat mal ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Dengan semangat berbagi dan nilai kemanusiaan yang terus ditanamkan kepada seluruh civitas akademika, Universitas Teknokrat Indonesia diharapkan dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial serta mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Salurkan Zakat Mal ke Panti Asuhan Roudhotus Sibyan
Veröffentlicht am 17.03.2026 um 01:01:17 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menyalurkan zakat mal kepada sejumlah panti asuhan di Kota Bandar Lampung, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin kampus dalam berbagi dengan masyarakat sekaligus membantu anak-anak panti asuhan yang membutuhkan dukungan. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Salurkan Zakat Mal ke Panti Asuhan Husnul Khotimah Lampung Salah satu lembaga yang menerima bantuan tersebut adalah Panti Asuhan Roudhotus Sibyan yang dipimpin oleh Ustaz Ubaidillah. Penyerahan bantuan dilakukan oleh rombongan Universitas Teknokrat Indonesia yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Teknokrat, Dewi Sukmasari, S.E., M.S.A., CA., Akt. Dalam kegiatan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia menyerahkan berbagai kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penghuni panti asuhan. Bantuan yang diberikan berupa 1.575 kilogram beras, 90 karpet telur, serta 90 dus mi instan. Ketua Yayasan Teknokrat Dewi Sukmasari menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran zakat mal ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus ungkapan rasa syukur dari keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia. “Mewakili Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., kami bersyukur dapat terus menyalurkan zakat mal setiap tahun kepada sejumlah panti asuhan di Bandar Lampung. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak panti dan memberikan manfaat bagi mereka,” ujar Dewi. Ia menjelaskan bahwa kegiatan penyerahan zakat mal tidak hanya dilakukan di satu lokasi, melainkan telah dilaksanakan sejak pekan sebelumnya di beberapa panti asuhan di Kota Bandar Lampung. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Universitas Teknokrat Indonesia untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Dewi juga berharap anak-anak panti asuhan serta para pengelola panti dapat mendoakan agar Universitas Teknokrat Indonesia terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat. “Kami memohon doa dari anak-anak panti dan para pengelola panti agar Universitas Teknokrat Indonesia selalu diberikan keberkahan, tetap eksis, serta semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya. Ia juga berharap zakat mal yang disalurkan dapat membawa keberkahan bagi semua pihak. “Semoga zakat mal yang disalurkan ini membawa berkah, khususnya bagi keluarga besar Rektor, Pembina Yayasan, dan Universitas Teknokrat Indonesia, serta bagi anak-anak panti asuhan yang menerima bantuan ini,” ungkap Dewi. Apresiasi dari Pengelola Panti Asuhan Pimpinan Panti Asuhan Roudhotus Sibyan, Ustaz Ubaidillah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang secara konsisten memberikan bantuan kepada anak-anak panti asuhan. Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok para penghuni panti. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Universitas Teknokrat Indonesia. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak panti asuhan,” ujarnya. Ia juga mendoakan agar Universitas Teknokrat Indonesia terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang semakin maju dan mampu memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Selain itu, pihak panti berharap mahasiswa dan dosen Universitas Teknokrat Indonesia dapat terus meraih berbagai prestasi yang membanggakan sehingga dapat mengharumkan nama Lampung dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Komitmen Kampus dalam Pengabdian kepada Masyarakat Sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, Universitas Teknokrat Indonesia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan penyaluran zakat mal ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian kampus terhadap masyarakat sekitar, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih seperti anak-anak panti asuhan. Selain memberikan bantuan secara langsung, kegiatan sosial ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada seluruh civitas akademika. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga diharapkan memiliki karakter kepemimpinan, empati sosial, serta semangat untuk berkontribusi bagi masyarakat. Kontribusi terhadap Program Sustainable Development Goals (SDGs) Kegiatan penyaluran zakat mal yang dilakukan Universitas Teknokrat Indonesia juga sejalan dengan prinsip “Leave No One Behind” yang menjadi salah satu pilar utama dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Aksi sosial ini merupakan bentuk implementasi nyata dari upaya mencapai berbagai target pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan kemanusiaan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Mendukung Pengentasan Kemiskinan dan Kelaparan (SDGs 1 dan 2) Penyaluran bantuan berupa bahan pangan seperti beras, telur, dan mi instan secara langsung membantu memenuhi kebutuhan dasar anak-anak panti asuhan. Hal ini berkontribusi dalam upaya mengurangi kemiskinan serta mengatasi masalah kerawanan pangan di masyarakat. Mendorong Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDGs 3) Ketersediaan bahan pangan yang cukup juga berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan anak-anak panti asuhan sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Mendukung Pendidikan Berkualitas (SDGs 4) Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar, anak-anak panti asuhan dapat lebih fokus dalam menjalani pendidikan dan mengembangkan potensi diri untuk meraih masa depan yang lebih baik. Memperkuat Kemitraan untuk Pembangunan (SDGs 17) Kegiatan bakti sosial ini mencerminkan semangat kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui berbagai kegiatan sosial seperti penyaluran zakat mal ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Dengan semangat berbagi dan nilai kemanusiaan yang terus ditanamkan kepada seluruh civitas akademika, Universitas Teknokrat Indonesia diharapkan dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial serta mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Baca Juga: IBATEK Universitas Teknokrat Indonesia Gelar SERASI “Semarak Ramadan Insan Berprestasi”, Perkuat Spiritualitas dan Ukhuwah Mahasiswa Penerima Beasiswa
Veröffentlicht am 16.03.2026 um 05:46:55 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menyalurkan zakat mal kepada sejumlah panti asuhan di Kota Bandar Lampung, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin kampus dalam berbagi dengan masyarakat serta membantu kelompok yang membutuhkan perhatian lebih, khususnya anak-anak panti asuhan. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Salurkan Zakat Mal ke Panti Asuhan Nurul Islam Pusat Salah satu lembaga yang menerima bantuan tersebut adalah Panti Asuhan Husnul Khotimah Lampung yang dipimpin oleh Al Mumtahanah. Penyerahan bantuan dilakukan oleh rombongan Universitas Teknokrat Indonesia yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Teknokrat, Dewi Sukmasari, S.E., M.S.A., CA., Akt. Dalam kegiatan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia menyerahkan berbagai kebutuhan pokok untuk mendukung kebutuhan sehari-hari anak-anak panti asuhan. Bantuan yang disalurkan berupa 1.575 kilogram beras, 90 karpet telur, serta 90 dus mi instan. Ketua Yayasan Teknokrat Dewi Sukmasari menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran zakat mal ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus wujud kepedulian sosial dari keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia. “Mewakili Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., kami bersyukur dapat terus menyalurkan zakat mal setiap tahun kepada sejumlah panti asuhan di Bandar Lampung. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan anak-anak panti,” ujar Dewi. Ia menjelaskan bahwa penyaluran zakat mal tersebut tidak hanya dilakukan di satu lokasi, melainkan telah dilaksanakan sejak pekan sebelumnya di beberapa panti asuhan di Kota Bandar Lampung. Menurut Dewi, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Teknokrat Indonesia untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar. Dewi juga berharap agar anak-anak panti asuhan dan para pengelola panti dapat mendoakan agar Universitas Teknokrat Indonesia terus berkembang dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Kami memohon doa dari anak-anak panti dan para pengelola panti agar Universitas Teknokrat Indonesia selalu diberikan keberkahan, tetap eksis, serta semakin banyak memberikan manfaat bagi sesama,” tambahnya. Ia juga berharap bahwa zakat mal yang disalurkan dapat membawa keberkahan bagi semua pihak. “Semoga zakat mal yang disalurkan ini membawa berkah, khususnya bagi keluarga besar Rektor, Pembina Yayasan, dan Universitas Teknokrat Indonesia, serta bagi anak-anak panti asuhan yang menerimanya,” ungkap Dewi. Apresiasi dari Pengelola Panti Asuhan Pengelola Panti Asuhan Husnul Khotimah Lampung, Al Mumtahanah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada anak-anak panti. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar para penghuni panti asuhan. “Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang setiap tahun selalu memberikan perhatian kepada anak-anak panti asuhan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya. Pihak panti juga mendoakan agar Universitas Teknokrat Indonesia terus berkembang dan semakin maju, serta mampu menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Lampung bahkan di tingkat ASEAN. Selain itu, mereka berharap mahasiswa dan dosen Universitas Teknokrat Indonesia dapat terus meraih berbagai prestasi yang membanggakan serta mengharumkan nama Lampung dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Kampus Aktif dalam Kegiatan Sosial Kemasyarakatan Sebagai institusi pendidikan tinggi, Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik dan teknologi, tetapi juga aktif berperan dalam kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan penyaluran zakat mal ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian kampus terhadap masyarakat sekitar, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih seperti anak-anak panti asuhan. Selain memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, kegiatan sosial seperti ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk menumbuhkan nilai empati, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya berkembang secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta kepekaan sosial yang tinggi. Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Kegiatan bakti sosial berupa penyaluran zakat mal ini juga sejalan dengan prinsip “Leave No One Behind” yang menjadi pilar utama dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Universitas Teknokrat Indonesia turut berkontribusi dalam mendukung berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan. Pengentasan Kemiskinan dan Kelaparan (SDGs 1 dan 2) Penyaluran bantuan berupa sembako seperti beras, telur, dan mi instan secara langsung membantu masyarakat yang membutuhkan dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka, sehingga turut berkontribusi dalam upaya mengurangi kemiskinan dan kerawanan pangan. Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDGs 3) Ketersediaan bahan pangan yang cukup berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan anak-anak panti asuhan, terutama dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka secara optimal. Pendidikan Berkualitas (SDGs 4) Dukungan terhadap anak-anak panti asuhan juga secara tidak langsung membantu keberlanjutan pendidikan mereka, karena terpenuhinya kebutuhan dasar memungkinkan mereka lebih fokus dalam belajar dan mengembangkan potensi diri. Air Bersih dan Sanitasi Layak (SDGs 6) Kegiatan bakti sosial juga dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak. Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDGs 17) Aksi sosial seperti ini mencerminkan semangat kolaborasi antara institusi pendidikan, masyarakat, dan berbagai pihak dalam mewujudkan kesejahteraan bersama serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Peran Kampus dalam Pembangunan Sosial Melalui kegiatan sosial seperti penyaluran zakat mal, Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan teknologi, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial. Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama diharapkan terus tumbuh di lingkungan kampus sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Dengan komitmen tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia terus berupaya menjadi institusi pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta berkontribusi dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun global. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Salurkan Zakat Mal ke Panti Asuhan Al Hidayah Bandar Lampung
Veröffentlicht am 16.03.2026 um 05:10:08 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia kembali Kampus Terbaik di Lampung menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menyalurkan zakat mal kepada sejumlah panti asuhan di Kota Bandar Lampung, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan kampus dalam berbagi kebahagiaan serta membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak panti asuhan. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Salurkan Zakat Mal ke Panti Asuhan Kemala Puji Salah satu panti asuhan yang menerima bantuan tersebut adalah Panti Asuhan Al Hidayah yang dipimpin oleh Sri Sulistiani. Penyerahan bantuan dilakukan oleh rombongan Universitas Teknokrat Indonesia yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Teknokrat, Dewi Sukmasari, S.E., M.S.A., CA., Akt. Dalam kegiatan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia menyalurkan berbagai kebutuhan pokok bagi para penghuni panti asuhan. Bantuan yang diberikan berupa 1.575 kilogram beras, 90 karpet telur, serta 90 dus mi instan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak panti asuhan. Ketua Yayasan Teknokrat Dewi Sukmasari menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran zakat mal ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud rasa syukur keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia. “Mewakili Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., kami bersyukur dapat terus menyalurkan zakat mal setiap tahun kepada sejumlah panti asuhan di Bandar Lampung. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak panti dan membantu memenuhi kebutuhan mereka,” ujar Dewi. Ia menjelaskan bahwa kegiatan penyaluran zakat mal tersebut tidak hanya dilakukan di satu lokasi, tetapi telah berlangsung sejak pekan sebelumnya di beberapa panti asuhan di Bandar Lampung. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Teknokrat Indonesia untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan dampak nyata. Dewi juga berharap agar anak-anak panti asuhan dan para pengelola panti dapat mendoakan agar Universitas Teknokrat Indonesia terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat. “Kami memohon doa dari anak-anak panti dan pengelola panti agar Universitas Teknokrat Indonesia selalu diberikan keberkahan, tetap eksis, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya. Ia juga berharap zakat mal yang disalurkan dapat membawa keberkahan bagi semua pihak. “Semoga zakat mal yang disalurkan ini membawa berkah, khususnya bagi keluarga besar Rektor, Pembina Yayasan, dan Universitas Teknokrat Indonesia, serta bagi anak-anak panti asuhan yang menerimanya,” ungkap Dewi. Apresiasi dari Pengelola Panti Asuhan Pengelola Panti Asuhan Al Hidayah, Sri Sulistiani, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang secara konsisten memberikan bantuan setiap tahunnya kepada anak-anak panti asuhan. Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar para penghuni panti. “Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang setiap tahun selalu memberikan perhatian kepada anak-anak panti. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya. Pihak panti juga mendoakan agar Universitas Teknokrat Indonesia semakin maju dan berkembang serta terus menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Lampung bahkan di tingkat ASEAN. Selain itu, mereka berharap agar mahasiswa dan dosen Universitas Teknokrat Indonesia dapat terus meraih prestasi yang membanggakan serta mengharumkan nama Lampung dan Indonesia di berbagai bidang. Kampus Berperan Aktif dalam Kegiatan Sosial Sebagai institusi pendidikan tinggi, Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik dan teknologi, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Kegiatan penyaluran zakat mal ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian kampus terhadap masyarakat sekitar, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih seperti anak-anak panti asuhan. Melalui kegiatan sosial seperti ini, Universitas Teknokrat Indonesia juga berupaya menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada seluruh civitas akademika. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya empati, solidaritas sosial, serta tanggung jawab terhadap sesama. Selaras dengan Prinsip SDGs “Leave No One Behind” Kegiatan bakti sosial berupa penyaluran zakat mal ini juga sejalan dengan prinsip “Leave No One Behind” yang menjadi salah satu pilar utama dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Universitas Teknokrat Indonesia turut berkontribusi dalam mendukung berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan. Pengentasan Kemiskinan dan Kelaparan (SDGs 1 dan 2) Penyaluran bantuan kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan mi instan membantu masyarakat yang membutuhkan dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Hal ini secara langsung berkontribusi dalam upaya mengurangi kemiskinan serta mengatasi masalah kerawanan pangan. Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDGs 3) Ketersediaan bahan pangan yang cukup berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan yang membutuhkan asupan gizi yang baik untuk pertumbuhan mereka. Pendidikan Berkualitas (SDGs 4) Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar, anak-anak panti asuhan dapat lebih fokus menjalani pendidikan dan mengembangkan potensi diri mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik. Air Bersih dan Sanitasi Layak (SDGs 6) Program bakti sosial juga dapat menjadi sarana edukasi masyarakat mengenai pentingnya akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak sebagai bagian dari kehidupan yang sehat. Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDGs 17) Kegiatan sosial ini mencerminkan semangat kolaborasi antara institusi pendidikan, masyarakat, dan berbagai pihak dalam upaya mewujudkan kesejahteraan bersama serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Kontribusi Kampus bagi Pembangunan Berkelanjutan Melalui kegiatan sosial seperti penyaluran zakat mal, Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial. Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama diharapkan terus tumbuh di lingkungan kampus sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Dengan komitmen tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia terus berupaya menjadi institusi pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun global. Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Jadi Khatib Salat Jumat di Masjid Al Hijrah, Sampaikan Khotbah Inspiratif tentang Makna Puasa
Veröffentlicht am 16.03.2026 um 04:57:06 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menyalurkan zakat mal kepada sejumlah panti asuhan di Kota Bandar Lampung, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan kampus dalam berbagi kebahagiaan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan. Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Juara Nasional Lomba Video Kreatif HATTA GOT TALENT 2026 di Universitas Muhammadiyah Surakarta Salah satu panti asuhan yang menerima bantuan tersebut adalah Panti Asuhan Al Ikhlas yang dipimpin oleh Aida Asih. Penyerahan bantuan dilakukan oleh rombongan Universitas Teknokrat Indonesia yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Teknokrat, Dewi Sukmasari, S.E., M.S.A., CA., Akt. Dalam kegiatan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia menyerahkan berbagai kebutuhan pokok bagi anak-anak panti asuhan. Bantuan yang diberikan berupa 1.575 kilogram beras, 90 karpet telur, serta 90 dus mi instan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari para penghuni panti. Ketua Yayasan Teknokrat Dewi Sukmasari menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran zakat mal ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus rasa syukur keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia. “Mewakili Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., kami bersyukur dapat terus menyalurkan zakat mal setiap tahun kepada sejumlah panti asuhan di Bandar Lampung. Semoga bantuan yang diberikan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak panti serta membantu memenuhi kebutuhan mereka,” ujar Dewi. Ia menjelaskan bahwa penyaluran zakat mal tersebut tidak hanya dilakukan di satu lokasi, tetapi telah dilaksanakan sejak pekan sebelumnya di beberapa panti asuhan di Kota Bandar Lampung. Menurut Dewi, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Teknokrat Indonesia untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan dampak nyata. Ia juga berharap agar anak-anak panti asuhan dan para pengelola panti dapat mendoakan agar Universitas Teknokrat Indonesia terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Kami memohon doa dari anak-anak panti dan pengelola panti agar Universitas Teknokrat Indonesia selalu diberikan keberkahan, tetap eksis, dan semakin memberikan manfaat bagi sesama,” tambahnya. Dewi juga berharap zakat mal yang disalurkan dapat membawa keberkahan bagi semua pihak. “Semoga zakat mal yang disalurkan ini membawa berkah, khususnya bagi keluarga besar Rektor, Pembina Yayasan, dan Universitas Teknokrat Indonesia, serta bagi anak-anak panti asuhan yang menerimanya,” ujarnya. Apresiasi dari Pengelola Panti Asuhan Pengelola Panti Asuhan Al Ikhlas, Aida Asih, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang secara konsisten memberikan bantuan setiap tahunnya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar anak-anak panti asuhan. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang selalu peduli terhadap anak-anak panti. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya. Pihak panti juga turut mendoakan agar Universitas Teknokrat Indonesia semakin berkembang dan terus menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Lampung bahkan di tingkat ASEAN. Selain itu, mereka juga berharap agar mahasiswa dan dosen Universitas Teknokrat Indonesia dapat terus meraih prestasi yang membanggakan serta membawa nama baik Lampung dan Indonesia di berbagai bidang. Komitmen Kampus dalam Kepedulian Sosial Penyaluran zakat mal ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian Universitas Teknokrat Indonesia terhadap masyarakat sekitar, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih seperti anak-anak panti asuhan. Sebagai institusi pendidikan tinggi, Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik dan teknologi, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang bertujuan membangun nilai kemanusiaan, empati, dan solidaritas sosial. Kegiatan seperti ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama serta memahami pentingnya berbagi dan berkontribusi bagi masyarakat. Selaras dengan Prinsip SDGs “Leave No One Behind” Kegiatan bakti sosial berupa penyaluran zakat mal ini juga sejalan dengan prinsip “Leave No One Behind” yang menjadi salah satu pilar utama dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Universitas Teknokrat Indonesia turut berkontribusi dalam mendukung berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan. Pengentasan Kemiskinan dan Kelaparan (SDGs 1 dan 2) Bantuan berupa sembako seperti beras, telur, dan mi instan memberikan dukungan langsung bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak panti asuhan. Hal ini membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka serta mengurangi risiko kekurangan pangan. Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDGs 3) Pemenuhan kebutuhan pangan yang cukup berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan anak-anak panti asuhan, terutama dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka secara optimal. Pendidikan Berkualitas (SDGs 4) Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar, anak-anak panti asuhan dapat lebih fokus menjalani pendidikan dan mengembangkan potensi diri mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik. Air Bersih dan Sanitasi Layak (SDGs 6) Kegiatan bakti sosial juga dapat menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya akses air bersih dan sanitasi yang layak sebagai bagian dari kehidupan yang sehat. Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDGs 17) Aksi sosial seperti ini mencerminkan semangat kolaborasi antara institusi pendidikan, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya dalam mewujudkan kesejahteraan bersama. Peran Kampus dalam Pembangunan Sosial Melalui kegiatan sosial seperti penyaluran zakat mal, Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan teknologi, tetapi juga aktif dalam pembangunan sosial. Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama diharapkan terus tumbuh di lingkungan kampus, sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Dengan komitmen tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia terus berupaya menjadi institusi pendidikan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun global. Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Jadi Khatib Salat Jumat di Masjid Al Hijrah, Sampaikan Khotbah Inspiratif tentang Makna Puasa
Veröffentlicht am 16.03.2026 um 04:44:46 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menyalurkan zakat mal kepada sejumlah panti asuhan di Kota Bandar Lampung, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin tahunan kampus dalam berbagi kebahagiaan serta membantu masyarakat yang membutuhkan. Baca Juga: IBATEK Universitas Teknokrat Indonesia Gelar SERASI “Semarak Ramadan Insan Berprestasi”, Perkuat Spiritualitas dan Ukhuwah Mahasiswa Penerima Beasiswa Salah satu panti asuhan yang menerima bantuan tersebut adalah Panti Asuhan Nurul Islam Pusat yang dipimpin oleh Yasir. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh rombongan Universitas Teknokrat Indonesia yang dipimpin oleh Ketua Yayasan Teknokrat, Dewi Sukmasari, S.E., M.S.A., CA., Akt. Dalam kegiatan tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia menyerahkan berbagai kebutuhan pokok untuk mendukung kebutuhan sehari-hari para penghuni panti asuhan. Bantuan yang diberikan berupa 1.575 kilogram beras, 90 karpet telur, serta 90 dus mi instan. Ketua Yayasan Teknokrat Dewi Sukmasari menyampaikan rasa syukur karena Universitas Teknokrat Indonesia dapat terus menyalurkan zakat mal kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak panti asuhan. “Mewakili Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., kami bersyukur setiap tahun dapat menyalurkan zakat mal kepada sejumlah panti asuhan di Bandar Lampung. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak panti serta membantu memenuhi kebutuhan mereka,” ujar Dewi. Ia menjelaskan bahwa kegiatan penyaluran zakat mal ini tidak hanya dilakukan pada hari tersebut, tetapi telah berlangsung sejak pekan sebelumnya di beberapa panti asuhan di Kota Bandar Lampung. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Teknokrat Indonesia untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan dampak nyata. Dewi juga berharap agar anak-anak panti asuhan serta para pengelola panti dapat mendoakan agar Universitas Teknokrat Indonesia terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat. “Kami memohon doa dari anak-anak panti dan para pengelola agar Universitas Teknokrat Indonesia selalu diberikan keberkahan, tetap eksis, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya. Ia juga berharap zakat mal yang disalurkan dapat membawa keberkahan tidak hanya bagi penerima, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia. “Semoga zakat mal yang disalurkan ini membawa berkah, khususnya bagi keluarga besar Rektor, Pembina Yayasan, dan Universitas Teknokrat Indonesia, serta bagi anak-anak panti asuhan yang menerimanya,” ungkap Dewi. Apresiasi dari Pengelola Panti Asuhan Pengelola Panti Asuhan Nurul Islam Pusat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang secara konsisten memberikan bantuan setiap tahunnya. Menurut mereka, bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak panti asuhan. “Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang setiap tahun selalu peduli terhadap anak-anak panti. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar pengelola panti. Pihak panti juga mendoakan agar Universitas Teknokrat Indonesia semakin berkembang dan terus menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Lampung bahkan di tingkat ASEAN. Mereka juga berharap para mahasiswa dan dosen Universitas Teknokrat Indonesia dapat terus berprestasi dan membawa nama baik Lampung serta Indonesia di berbagai bidang. Komitmen Kampus dalam Aksi Sosial Kegiatan penyaluran zakat mal ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Universitas Teknokrat Indonesia terhadap masyarakat sekitar. Kampus yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Lampung tersebut secara konsisten menggelar berbagai kegiatan sosial sebagai bagian dari tanggung jawab sosial institusi pendidikan. Melalui kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik dan teknologi, tetapi juga membangun nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama. Aksi sosial seperti ini juga menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa untuk menumbuhkan empati serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Selaras dengan Prinsip SDGs “Leave No One Behind” Kegiatan penyaluran zakat mal yang dilakukan Universitas Teknokrat Indonesia juga sejalan dengan prinsip “Leave No One Behind” yang menjadi pilar utama dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Bakti sosial dalam bentuk bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat rentan memiliki kontribusi nyata terhadap berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan. 1. Pengentasan Kemiskinan dan Kelaparan (SDGs 1 dan 2) Penyaluran bantuan berupa sembako seperti beras, telur, dan mi instan membantu masyarakat yang membutuhkan dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Langkah ini menjadi kontribusi langsung dalam upaya pengentasan kemiskinan serta mengurangi risiko kelaparan bagi kelompok masyarakat rentan. 2. Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDGs 3) Ketersediaan kebutuhan pangan yang cukup berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi anak-anak panti asuhan yang membutuhkan asupan gizi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka. 3. Pendidikan Berkualitas (SDGs 4) Dukungan terhadap anak-anak panti asuhan secara tidak langsung juga mendukung keberlanjutan pendidikan mereka. Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar, anak-anak dapat lebih fokus menjalani proses pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik. 4. Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDGs 17) Kegiatan sosial ini juga mencerminkan semangat kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama. Sinergi antara kampus dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Kampus Berperan Aktif dalam Pembangunan Sosial Melalui berbagai kegiatan sosial seperti penyaluran zakat mal, Universitas Teknokrat Indonesia terus menunjukkan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga aktif dalam pembangunan sosial. Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama diharapkan dapat terus tumbuh di lingkungan kampus, sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Dengan komitmen tersebut, Universitas Teknokrat Indonesia terus berupaya menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Jadi Khatib Salat Jumat di Masjid Al Hijrah, Sampaikan Khotbah Inspiratif tentang Makna Puasa
Veröffentlicht am 16.03.2026 um 04:29:05 Uhr
- Kategorie: Bakti Sosial Ramadhan
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Ikatan Beasiswa Teknokrat (IBATEK) Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung menggelar kegiatan buka puasa bersama bertajuk SERASI “Semarak Ramadan Insan Berprestasi”, Minggu (8/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM Nasrullah Yusuf Universitas Teknokrat Indonesia ini diikuti sekitar 250 mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah dan Beasiswa Pendidikan Yayasan Teknokrat. Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Jadi Khatib Salat Jumat di Masjid Al Hijrah, Sampaikan Khotbah Inspiratif tentang Makna Puasa Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa penerima beasiswa di lingkungan kampus. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penguatan nilai spiritual serta pembinaan karakter mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat. Acara dibuka dengan penampilan minat dan bakat mahasiswa melalui lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW yang menghadirkan suasana religius dan penuh kekhusyukan. Penampilan tersebut menjadi pembuka yang menggugah semangat serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW di kalangan mahasiswa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kajian Ramadan yang memberikan motivasi dan penguatan nilai-nilai keislaman kepada para peserta. Kajian tersebut mengajak mahasiswa untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta menjaga komitmen sebagai mahasiswa penerima beasiswa yang berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat. Memasuki waktu berbuka puasa, seluruh peserta melaksanakan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah. Setelah itu, para mahasiswa menikmati makan malam bersama dalam suasana kebersamaan yang hangat dan penuh kekeluargaan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan salat Tarawih berjamaah, sehingga kegiatan SERASI tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadan. Kajian Nuzulul Qur’an dan Makna Al-Qur’an bagi Umat Islam Setelah salat Maghrib, kegiatan dilanjutkan dengan kajian yang disampaikan oleh Ustadz Aliyudin, S.H., M.H. Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan sejarah turunnya Al-Qur’an yang berkaitan dengan peringatan Nuzulul Qur’an. Ia mengisahkan bagaimana wahyu pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira melalui perantara Malaikat Jibril dengan perintah “Iqra” (Bacalah) sebagaimana diriwayatkan dalam hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim. Menurutnya, terdapat banyak pelajaran penting dari peristiwa turunnya Al-Qur’an. Pertama, Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang ummi (tidak bisa membaca dan menulis), sehingga menjadi bukti kuat keaslian wahyu ilahi yang tidak mungkin dibuat oleh manusia. Kedua, Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW yang tetap relevan sepanjang zaman karena di dalamnya terkandung berbagai ilmu pengetahuan, petunjuk kehidupan, serta pedoman moral bagi umat manusia. “Al-Qur’an bukan hanya kitab suci, tetapi juga sumber ilmu, petunjuk hidup, dan jalan menuju kebenaran bagi umat manusia,” ujar Ustadz Aliyudin dalam kajiannya. Ia juga mengingatkan bahwa umat Islam saat ini hidup di akhir zaman yang ditandai dengan berbagai fenomena sosial sebagaimana disampaikan Rasulullah SAW dalam berbagai hadis, seperti berkurangnya ulama, meningkatnya kebodohan, maraknya fitnah, serta hilangnya amanah. Oleh karena itu, Ramadan menjadi momentum penting untuk memperbanyak amal saleh dan mempersiapkan bekal kehidupan di akhirat. “Sesungguhnya kehidupan dunia ini sangat singkat, sedangkan kehidupan akhirat adalah kehidupan yang sesungguhnya. Maka Ramadan harus menjadi kesempatan terbaik bagi kita untuk memperbanyak amal dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah,” jelasnya Ramadan Momentum Memperbaiki Diri Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga diingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an yang menegaskan bahwa setiap makhluk pasti akan merasakan kematian dan kehidupan akhirat adalah kehidupan yang kekal. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan untuk mempersiapkan bekal terbaik, yakni ketakwaan kepada Allah SWT, sebagaimana firman-Nya: “Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.” (QS. Al-Baqarah: 197). Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para mahasiswa agar tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga menjaga kualitas iman dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Rektor Teknokrat Dorong Generasi Muda Jadi Pribadi Tangguh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan SERASI yang dinilai mampu memperkuat karakter mahasiswa. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan moral yang kuat. “Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu memperkuat nilai keagamaan, mempererat persaudaraan antar mahasiswa, serta menumbuhkan kesadaran spiritual di kalangan generasi muda,” ujar Nasrullah. Ia juga mengajak generasi muda, khususnya generasi Z, untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kehidupan. “Saya berharap generasi muda mampu menjadi pribadi yang tangguh, bijak dalam menyerap informasi, serta tetap menjaga nilai-nilai moral dan spiritual di tengah perkembangan zaman,” tambahnya. Selaras dengan Komitmen SDGs Rektor Universitas Teknokrat Indonesia juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen kampus dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan SERASI dinilai mendukung beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan, di antaranya: SDG 4: Pendidikan BerkualitasMelalui kegiatan kajian keagamaan dan penguatan nilai spiritual, kampus turut berkontribusi dalam meningkatkan literasi keagamaan serta membangun karakter mahasiswa yang berintegritas. SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang TangguhPemahaman agama yang moderat dan komprehensif membantu mencegah munculnya radikalisme serta memperkuat harmoni sosial di lingkungan kampus maupun masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan solidaritas sosial yang menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang damai dan berkelanjutan. Mahasiswa Diharapkan Jadi Insan Berprestasi dan Berakhlak Melalui kegiatan SERASI “Semarak Ramadan Insan Berprestasi”, Universitas Teknokrat Indonesia berharap para mahasiswa penerima beasiswa dapat terus meningkatkan kualitas diri baik secara akademik maupun spiritual. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, akhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan semangat Ramadan, para mahasiswa diharapkan mampu menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman hidup sekaligus bekal dalam menghadapi tantangan masa depan. Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Juara Nasional Lomba Video Kreatif HATTA GOT TALENT 2026 di Universitas Muhammadiyah Surakarta
Veröffentlicht am 16.03.2026 um 04:11:54 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Kota Bandar Lampung kembali menghadapi persoalan banjir yang melanda sejumlah wilayah pada Jumat, 6 Maret 2026. Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam durasi cukup lama menyebabkan genangan air di berbagai kawasan permukiman warga. Oleh karena itu, Kaprodi S1 Teknik Sipil Dr. Ir. Lilik Ariyanto, S.T., M.T., I.P.M., ASEAN Eng. memaparkan solusi untuk mengatasi banjir di Kota Bandar Lampung. Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Juara Nasional Lomba Video Kreatif HATTA GOT TALENT 2026 di Universitas Muhammadiyah Surakarta Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, banjir tercatat terjadi di 47 titik lokasi yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kota Bandar Lampung. Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Sukarame dengan 10 titik banjir, Way Halim (9 titik), Sukabumi (4 titik), Rajabasa (3 titik), serta Tanjung Senang (5 titik). Selain itu, banjir juga dilaporkan terjadi di beberapa kecamatan lain seperti Tanjungkarang Timur (1 titik), Tanjungkarang Barat (1 titik), Tanjungkarang Pusat (2 titik), Enggal (2 titik), Labuhan Ratu (3 titik), Kedamaian (1 titik), Langkapura (1 titik), serta Kemiling (1 titik). Peristiwa banjir tersebut kembali mengingatkan pentingnya pengelolaan lingkungan perkotaan yang lebih baik, terutama dalam menghadapi kondisi iklim tropis yang dimiliki Indonesia. Kondisi Iklim Tropis Indonesia Secara geografis, Indonesia merupakan negara yang dilintasi oleh garis khatulistiwa, sehingga sebagian besar wilayahnya memiliki iklim tropis. Karakteristik iklim ini ditandai dengan suhu udara yang relatif hangat sepanjang tahun. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tahun 2024, suhu rata-rata di wilayah pesisir Indonesia berkisar sekitar 28°C, sementara di daerah pedalaman sekitar 26°C, dan wilayah dataran tinggi sekitar 23°C. Wilayah Indonesia yang sebagian besar berupa perairan—sekitar 81 persen dari total wilayah—menjadikan suhu udara relatif stabil sepanjang tahun dengan variasi musiman yang tidak terlalu ekstrem. Curah hujan di Indonesia umumnya dipengaruhi oleh tiga pola utama, yaitu pola monsunal, pola ekuatorial, dan pola lokal. Musim hujan biasanya berlangsung pada periode Oktober hingga Maret, sementara musim kemarau terjadi antara April hingga November, ketika angin muson dari Australia yang membawa sedikit uap air bergerak menuju Asia dan melewati wilayah Indonesia. Pertumbuhan Kota dan Tantangan Lingkungan Dalam satu dekade terakhir, Kota Bandar Lampung mengalami perkembangan yang cukup pesat, terutama dari sisi pertumbuhan penduduk dan pembangunan kawasan perkotaan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar Lampung, jumlah penduduk kota ini meningkat dari 960.695 jiwa pada tahun 2014 menjadi 1.214.330 jiwa pada tahun 2024. Pertumbuhan tersebut tentu membawa konsekuensi terhadap kebutuhan ruang permukiman, infrastruktur, serta pemanfaatan lahan yang semakin intensif. Di sisi lain, Bandar Lampung memiliki sejumlah sungai yang berperan penting dalam sistem drainase kota. Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji-Sekampung di bawah Kementerian Pekerjaan Umum, terdapat enam sungai utama yang melintasi wilayah Kota Bandar Lampung. Keenam sungai tersebut antara lain Way Sukamaju, Way Kuripan, Way Bako, Way Kuala, Way Lunik, dan Way Kandis Nunyai. Selain sungai-sungai tersebut, terdapat pula beberapa aliran sungai lainnya yang menjadi perhatian pemerintah daerah, baik oleh Pemerintah Provinsi Lampung maupun Pemerintah Kota Bandar Lampung, untuk dilakukan kegiatan operasi dan pemeliharaan secara berkala. Namun demikian, sejumlah faktor lingkungan turut memengaruhi meningkatnya potensi banjir di wilayah perkotaan. Alih fungsi lahan di kawasan daerah tangkapan air (catchment area), pembangunan permukiman yang tidak terencana di bantaran sungai, penyempitan badan sungai, serta kebiasaan membuang sampah ke sungai menjadi faktor yang menyebabkan menurunnya kapasitas tampung sungai. Ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi dalam waktu lama, kondisi tersebut dapat memicu meluapnya air sungai dan menyebabkan banjir di berbagai kawasan permukiman. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Salurkan Zakat Mal ke Panti Jompo Tresna Werdha Natar Solusi Jangka Panjang: Konsep Zero Runoff Melihat kondisi banjir yang kerap terjadi dari tahun ke tahun, berbagai pihak menilai diperlukan langkah-langkah strategis dan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya. Salah satu konsep yang mulai banyak diperkenalkan dalam pengelolaan air perkotaan adalah sistem Zero Runoff. Konsep ini bertujuan untuk mengurangi aliran permukaan air hujan dengan cara menangkap, menyimpan, serta meresapkan air hujan ke dalam tanah sebelum air tersebut mengalir ke sungai. Dengan demikian, beban aliran air menuju sungai dapat dikurangi secara signifikan. Dalam implementasinya, sistem Zero Runoff dapat dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari pembangunan sumur resapan, kolam retensi, hingga sistem pemanenan air hujan (rainwater harvesting). Pada skala rumah tangga, masyarakat dapat membangun instalasi pemanenan air hujan yang terintegrasi dengan kolam retensi sederhana. Sistem ini bekerja dengan cara menampung air hujan dari atap rumah ke dalam tangki atau wadah penampungan. Ketika volume air meningkat, kelebihan air dapat dialirkan ke kolam retensi atau sumur resapan untuk diserap kembali ke dalam tanah. Selain membantu mengurangi potensi banjir, air yang tertampung juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari seperti menyiram tanaman, mencuci kendaraan, membersihkan rumah, atau keperluan domestik lainnya. Bahkan, kolam retensi yang dibangun dapat dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar serta menanam tanaman sayuran di sekitarnya, sehingga memberikan manfaat tambahan bagi kebutuhan pangan keluarga. Potensi Dampak Pengurangan Banjir Apabila konsep ini diterapkan secara luas di Kota Bandar Lampung, dampaknya dapat cukup signifikan. Dengan asumsi jumlah rumah di Bandar Lampung mencapai sekitar 200 ribu unit, dan setiap rumah mampu menampung air hujan sebesar 0,5 meter kubik, serta memiliki kolam retensi sederhana dengan kapasitas 2 meter kubik, maka setiap kali hujan turun dapat ditahan sekitar 400 ribu meter kubik air. Volume tersebut dapat secara signifikan mengurangi aliran permukaan yang menuju sungai, sehingga membantu menekan risiko banjir akibat meluapnya air sungai. Membangun Kesadaran Bersama Upaya pencegahan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Langkah sederhana seperti membangun instalasi pemanenan air hujan, menjaga kebersihan sungai, tidak membuang sampah sembarangan, serta melakukan penghijauan di lingkungan sekitar dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi risiko banjir. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, sistem pengelolaan air berbasis Zero Runoff dapat diterapkan secara bertahap sehingga Kota Bandar Lampung dapat menjadi kota yang lebih tangguh menghadapi perubahan iklim dan risiko bencana hidrometeorologi. Keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Upaya pengendalian banjir melalui sistem Zero Runoff serta pengelolaan air hujan yang berkelanjutan memiliki keterkaitan erat dengan berbagai tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Pertama,
Veröffentlicht am 16.03.2026 um 01:26:23 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat
Bandar Lampung – Suasana pelaksanaan ibadah salat Jumat di Masjid Al Hijrah, Kota Baru, pada Jumat, 6 Maret 2026, terasa berbeda dari biasanya. Pada kesempatan tersebut, mimbar khutbah diisi oleh seorang mahasiswa dari Universitas Teknokrat Indonesia, yang menyampaikan pesan keagamaan inspiratif kepada para jemaah. Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Juara Nasional Lomba Video Kreatif HATTA GOT TALENT 2026 di Universitas Muhammadiyah Surakarta Mahasiswa tersebut adalah Naufal Rapasha, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika (TI) Universitas Teknokrat Indonesia yang tampil sebagai khatib dengan membawakan khotbah berjudul “Agar Puasa Kita Tidak Sekadar Lapar dan Dahaga.” Dalam khotbahnya, Naufal mengajak para jemaah untuk memahami makna puasa secara lebih mendalam, tidak hanya sebagai ritual menahan lapar dan haus, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan peningkatan kualitas iman. Ia mengingatkan jemaah mengenai sabda Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa banyak orang yang berpuasa, namun tidak mendapatkan apa-apa selain rasa lapar dan dahaga. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi apabila seseorang menjalankan ibadah puasa hanya secara lahiriah tanpa diiringi dengan peningkatan kualitas spiritual dan akhlak. “Puasa yang benar adalah puasa yang mampu melatih kita mengendalikan hawa nafsu, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan empati kepada sesama melalui sedekah dan kepedulian sosial. Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi momentum untuk memperbaiki akhlak dan meningkatkan keimanan,” ujar Naufal dalam khotbahnya di hadapan para jemaah Dalam penyampaiannya, Naufal juga menjelaskan bahwa bulan Ramadan memiliki berbagai esensi penting yang harus dimaknai oleh setiap Muslim. Ia menyebutkan setidaknya sembilan nilai utama Ramadan, antara lain sebagai bulan pendidikan (tarbiyah), bulan ibadah, bulan Al-Qur’an, bulan kesabaran, bulan solidaritas sosial, hingga bulan dakwah. Ia menambahkan bahwa Ramadan juga merupakan waktu terbaik bagi setiap individu untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, sekaligus memperbaiki hubungan dengan sesama manusia. Selain itu, ia juga mengajak jemaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum jihad melawan kemalasan dan hawa nafsu, sehingga setiap aktivitas yang dilakukan selama bulan suci dapat bernilai ibadah dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Kehadiran mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia sebagai khatib salat Jumat ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari Rektor Universitas Teknokrat Indonesia yang juga Ketua Badan Pengelola Masjid Al Hijrah, Dr. HM Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A. Dr. Nasrullah menyampaikan rasa bangganya melihat mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya berprestasi di bidang akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan dalam menyampaikan dakwah serta pemahaman agama yang baik. “Kami sangat mengapresiasi keberanian dan kemampuan mahasiswa untuk tampil di mimbar khutbah. Hal ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter di Universitas Teknokrat Indonesia berjalan secara seimbang antara pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai religius,” ujar Nasrullah Yusuf. Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus bentuk kontribusi positif mahasiswa dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Menurutnya, keberanian mahasiswa untuk tampil sebagai khatib juga menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki potensi besar dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. “Semoga pesan yang disampaikan oleh Naufal dapat menjadi pengingat bagi kita semua agar ibadah Ramadan yang kita jalankan tidak hanya bersifat ritual, tetapi benar-benar mampu membawa perubahan nyata dalam kehidupan kita menjadi pribadi yang lebih baik,” tambahnya. Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat berperan aktif di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai insan akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa pesan moral dan nilai-nilai kebaikan. Dukungan terhadap Program Sustainable Development Goals (SDGs) Kegiatan keagamaan yang melibatkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia ini juga memiliki relevansi dengan berbagai tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pembangunan karakter, pendidikan, dan kehidupan sosial yang harmonis. Partisipasi mahasiswa sebagai khatib dalam kegiatan keagamaan mendukung SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas), karena pendidikan tidak hanya mencakup aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, etika, serta nilai-nilai moral yang kuat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk mengembangkan kemampuan komunikasi publik, kepemimpinan, serta pemahaman nilai-nilai spiritual, yang merupakan bagian penting dari pendidikan holistik di perguruan tinggi. Selain itu, pesan yang disampaikan dalam khotbah mengenai pentingnya empati, sedekah, dan kepedulian sosial juga sejalan dengan SDG 1: No Poverty (Tanpa Kemiskinan) dan SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan), karena mendorong masyarakat untuk berbagi dengan sesama yang membutuhkan. Nilai-nilai persaudaraan, solidaritas sosial, dan ukhuwah yang ditekankan dalam khotbah tersebut juga mendukung terciptanya masyarakat yang lebih damai dan inklusif, sebagaimana tercermin dalam SDG 16: Peace, Justice, and Strong Institutions. Melalui berbagai kegiatan akademik, sosial, dan keagamaan, Universitas Teknokrat Indonesia terus berupaya membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian sosial, serta komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Salurkan Zakat Mal 1,4 Ton Beras ke Panti Asuhan Ummi May Bandar Lampung
Veröffentlicht am 14.03.2026 um 02:18:21 Uhr
- Kategorie: Berita
- Autor: Teknokrat